Sabtu, 12 November 2016

Layana-layanan Bibingan dan Konseling Anak

unida.ac.id


NAMA                                    : SITI SARAH KURNIAWATI
NIM                                        : H.1510464
KELAS/SEMESTER               : PGSD A.2.2
MATA KULIAH                      : BIMBINGAN dan KONSELING

1.      Tujuan bimbingan dan  konseling adalah membantu individu dalam mencapai :
a.       Kebahagiaan hidup pribadi sebagai makhluk Tuhan
Jika seorang anak memiliki suatu problem, dan dia itu dapat menyelesaikan masalahnya atas bantuan Allah melalui seorang konselor dengan cara melakukan bimbingan dan konseling. Maka ia akan menjadi pribadi yang bahagia, dan dia akan merasa bersyukur kepada Tuhan atas kebahagiaannya itu.
b.      Kehidupan yang produktif dan efektif dalam masyarakat
Karena sudah melakukan bimbingan dan konseling, ia tidak menutup kemungkinan dia akan menjadi manusia yang produktif ( menghasilkan sesuatu yang bermanfaat ) bagi masyarakat, dan tentunya ia akan mengefektifkan waktunya semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat.
c.       Hidup bersama dengan individu-individu lain
Misalkan ada seoran individu yang tadinya ia penyendiri, tidak dapat bersosialisai. Namun dengan melakukan bimbinga dan konseling dia merasa ada yang membantu, dan dia sedikit demi sedikit dapat berbaur dengan idividu lain dan dapat bersosialisai dengan yang lain.
d.      Harmoni antara cita-cita dengan kemampuan yang dimilikinya
Dengan melakukan bimbingan dan konseling, dia akan akan tahu, oh ini kemampuan yang saya miliki, karena konselor yang memberi bimbingan, arahan dan konseling sehngga ia dapat menyingkronkan antara cita-cita dan kemampuan yang ia miliki.

2.       Layanan-layanan bimbingan dan konseling
·         Layanan orientasi
Bermakna suatu layanan terhadap siswa baik di sekolah maupun di madrasah yang berkenaan dengan tatapan ke arah dan tentang sesuatu yang baru. Tujuan dari layanan ini untuk membantu individu agar mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungan atau situasi yang baru. Layanan ini juga akan mengantarkan individu untuk memasuki suasana atau lingkungan baru.
Proses atau tahapan layanan orientasi adalah sebagai berikut :
a.       Perencanaan
Ø  Menetapkan objek orientasi yang akan dijadikan isi layanan
Ø  Menetapkan peserta layanan
Ø  Menetapkan jenis kegiatan, termasuk format kegiatan
Ø  Menyiapkan fasilitas, termasuk penyaji, narasumber, dan media
Ø  Menyiapkan kelengkapan administrasi
b.      Pelaksanaan
Ø  Mengorganisasikan kegiatan layanan
Ø  Mengimplementasikan pendekatan tertentu termasuk implementasi format layanan dan penggunaan media
c.       Evaluasi
Ø  Menetapkan materi evaluasi
Ø  Menetapkan prosedur evaluasi
Ø  Menyusun instrument evaluasi
Ø  Mengaplikasikan instrument evaluasi
Ø  Mengolah hasil aplikasi instrument
d.      Analisi hasil evaluasi
Ø  Menetapkan standar analisis
Ø  Melakukan analisis
Ø  Menafsirkan hasil analisis
e.       Tindak lanjut
Ø  Menetapkan jenis dan arah tindak lanjut
Ø  Mengkomunikasikan rencana tindak lanjut kepada berbagai pihak yang terkait
Ø  Melaksanakan rencana tindak lanjut
f.       Laporan
Ø  Menyusun laporan layanan orientasi
Ø  Menyampaikan laporan kepada pihak terkait
Ø  Mendokumentasikan laporan layanan
·         Layanan informasi
Layanan ini berupaya memenuhi kekurangan individu akan informasi yang mereka perlukan. Layanan ini bertujuan agar individu ( siswa ) mengetahui dan menguasi informasi yang selanjutnya dimanfaatkan untuk keperluan hidupnya sehari-hari dan perkembangan dirinya.
Proses atau tahapan layanan informasi adalah sebagai berikut :
a.       Perencanaan
Ø  Identifikasi kebutuhan akan informasi para calon peserta layanan
Ø  Menetapkan materi informasi sebagai pelayanan
Ø  Menetapkan subjek sasaran layanan
Ø  Menetapkan narasumber
Ø  Menyiapkan prosedur, perangkat dan media layanan
Ø  Menyiapkan kelengkapan administrasi
b.      Pelaksanaan
Ø Mengorganisasikan kegiatan layanan
Ø Mengaktifkan peserta layanan
Ø Mengoptimalkan penggunaan metode dan media
c.       Evaluasi
Ø  Menetapkan materi evaluasi
Ø  Menetapkan prosedur evaluasi
Ø  Menyusun instrument evaluasi
Ø  Mengolah hasil aplikasi instrument
d.      Analisis hasil evaluasi
Ø  Menetapkan norma atau standar evaluasi
Ø  Melakukan analisis
Ø  Menafsirkan hasil analisis
e.       Tindak lanjut
Ø  Menetapkan jenis dan arah tindak lanjut
Ø  Mengkomunikasikan rencana tindak lanjut kepada pihak terkait
Ø  Melaksanakan rencana tindak lanjut
f.       Pelaporan
Ø  Menyusun laporan layanan informasi
Ø  Menyampaikan laporan kepada pihak terkait
Ø  Mendokumentasikan laporan

·         Layanan penempatan dan penyaluran
Layanan penempatan adalah usaha-usaha membantu siswa merencanakan masa depannya selama masih disekolah dan sesudah tamat, memilih program lanjutan sebagai persiapan untuk kelak mengaku jabatan tertentu. Tujuan layanan ini supaya siswa bisa menempatkan diri dalam program studi akademik dan lingkup kegiatan nonakademik yang menunjang perkembangannya serta semakin merealisasikan rencana masa depan.
Proses atau tahapan layanan penempatan dan penyaluran adalah sebagai berikut :
a.       Perencanaan
Ø  Identifikasi kondisi yang menunjukkan adanya permasalahan pada diri siswa tertentu
Ø  Menetapkan siswa yang akan menjadi sasaran layanan
Ø  Menyiapkan prosedur, langkah-langkah, dan perangkat serta fasilitas layanan
Ø  Menyiapkan kelengkapan administrasi
b.      Pelaksanaan
Ø  Melakukan analisis terhadap berbagai kondisi yang terkait dengan permasalahan siswa sesuai prosedur dan langkah-langkah yang telah ditetapkan
Ø  Melaksanakan layanan penempatan dan penyaluran
c.       Evaluasi
Ø  Menetapkan materi evaluasi
Ø  Menetapkan prosedur evaluasi
Ø  Menyusun instrument evaluasi
Ø  Mengaplikasikan instrument evaluasi
Ø  Mengolah hasil aplikasi instrumentasi
d.      Analisis hasil evaluasi
Ø  Menetapkan standar evaluasi
Ø  Melakukan analisis
Ø  Menafsirkan hasil analisis
e.       Tindak lanjut
Ø  Mengidentifikasi masalah yang perlu ditindak lanjut
Ø  Menetapkan jenis dan arah tindak lanjut
Ø  Mengkomunikasikan rencana tindak lanjut kepada siswa
Ø  Melaksanakan rencana tindak lannjut
f.       Laporan
Ø  Menyusun laporan layanan penempatan dan penyaluran
Ø  Menyampaikan laporan kepada pihak terkait
Ø  Mendokumentasikan laporan
·         Layanan pembelajaran
Merupakan layanan yang memungkinkan peserta didik mengembambangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik dalam mengasai materi belajar atau pun penguasaan kompetensi yang cocok dengan kecepatan dan kemampuan dirinya serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya. Dengan tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik. Layanan pembelajaran berfungsi untuk penegembangan.

·         Layanan konseling perseorangan
Layanan konseling perseorangan bermakna layanan konseling yang diselenggarakan oleh seorang pembimbing ( konselor ) terhadap seoran klien dalam rangka pengetasan masalah pribadi klien. Tujuan layanan ini agar klien memahami kondisinya dirinya sendiri, lingkungannya, permasalahan yang di alami, kekuatan dan kelemahan dirinya sehingga klien mampu mengatasinya. Dengan kata lain, tujuannya untuk mengentaskan masalah yang dialami klien.
Proses atau tahapan layanan konseling perseorangan adalah sebagai berikut :
a.       Perencanaan
Ø Mengidentifikasi klien
Ø Mengatur waktu pertemuan
Ø Menetapkan fasilitas layanan
Ø Menyiapkan kelengkapan administrasi
b.      Pelaksanaan
Ø  Menerima klien
Ø  Menyelenggarakan penstrukturan
Ø  Membahas masalah klien dengan menggunakan teknik-teknik
Ø  Mendorong pengentasan masalah klien
Ø  Memantapkan komitmen klien dalam pengentasan masalahnya
Ø  Melakukan penilaian segera
c.          Evaluasi jangka pendek
d.         Menganalisis hasil evaluasi
Ø  Menetapkan standar evaluasi
Ø  Melakukan analisis
Ø  Menafsirkan hasil analisis
e.          Tindak lanjut
Ø  Menempatkan jenis dan arah tindak lanjut
Ø  Mengkomunikasikan rencana tindak lanjut kepada klien
Ø  Melaksanakan rencana tindak lanjut

f.             Laporan
Ø  Menyususn laporan layanan konseling perorangan
Ø  Menyampaikan laporan
Ø  Mendokumentasikan laporan

·         Layanan bimbingan kelompok
Layanan bimbingan kelompok merupakan suatu cara memberikan bantuan ( bimbingan ) kepada individu ( siswa ) melalui kegiatan kelompok. Dalam layanan bimbingan kelompok, aktivitas, dan dinamika kelompok harus diwujudkan untuk membahas berbagai hal yang berguna bagi pengembangan atau pemecahan masalah individu yang menjadi peserta layanan. Tujuannya layanan ini untuk pengembangan kemampuan bersosialisasi, khususnya kemampuan berkomunikasi peserta layanan. Secara lebih khusus layanan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan perasaan, pikiran, persepsi, wawasan dan sikap yang menunjang perwujudan tingkah laku yang lebih efektif, yakni peningkatan kemampuan berkomunikais dengan baik secara verbal maupun non verbal.    
Proses atau tahapan layanan bimbingan kelompok adalah sebagai berikut :
a.       Perencanaan
Ø  Mengidentifikasi topic yang akan dibahas dalam layanan bimbingan kelompok
Ø  Membentuk kelompok
Ø  Menyusun jadwal kegiatan
Ø  Menetapkan prosedur layanan
Ø  Menetapkan fasilitas layanan
Ø  Menyiapkan kelengkapan administrasi
b.      Pelaksanaan
Ø  Mengkomunikasikan rencana layanan bimbingan kelompok
Ø  Mengorganisasikan kegiatan layanan bimbingan kelompok
Ø  Menyelenggarakan layanan bimbingan kelompok melalui tahap-tahap :
1)      Pembentukan
2)      Peralihan
3)      Kegiatan
4)      Pengakhiran
c.       Evaluasi
Ø  Menetapkan materi evaluasi
Ø  Menetapkan prosedur dan standar evaluasi
Ø  Menyusun instrument evaluasi
Ø  Mengoptimalisasikan instrument evaluasi
d.      Analisis hasil evaluasi
Ø  Menetapkan norma atau standar analisis
Ø  Melakukan analisis
Ø  Menafsirkan hasil analisis
e.       Tindak lanjut
Ø  Menetapkan arah dan jenis tindak lanjut
Ø  Melaksanakan rencana tindak lanjut
f.       Laporan
Ø  Menyusun laporan
Ø  Menyampaikan laporan
Ø  Mendokumentasikan laporan layanan             
·         Layanan konseling kelompok
Merupakan layanan yang memungkinkan peserta didik ( masing-masing anggota kelompok ) memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengatasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok. Masalah-masalah yang dibahas merupakan masalah-masalah pribadi yang dialami oleh masing-masing anggota kelompok. Layanan konseling kelompok berfungsi untuk pengetasan dan advokasi.